Dengan beragamnya penawaran dan produk-produk asuransi kesehatan yang
ada, memilih satu asuransi kesehatan untuk memproteksi diri dan
keluarga Anda bukanlah suatu hal yang mudah. Saat ini ada banyak
perusahaan yang menawarkan asuransi kesehatan di seluruh dunia, juga di
Indonesia.
Utamanya, kesulitan terjadi ketika harus memilih mana polis
asuransi kesehatan yang paling menguntungkan, baik dari segi premi yang
harus dibayar maupun dari keuntungan yang akan diberikan. Selain itu,
hal lain yang juga perlu mendapat perhatian adalah syarat-syarat yang
harus diberikan ketika ingin melakukan klaim asuransi.
Umumnya, pihak
asuransi akan mempersulit Anda untuk menggunakan asuransi kesehatan
ketika akan berobat. Selalu ada persyaratan “tersembunyi” yang seolah
menghalangi Anda untuk mendapatkan hak dari hasil bayar premi asuransi.
Jangan sampai ada “udang di balik batu” dalam isi polis asuransi
kesehatan yang Anda miliki. Karena itu, berikut ini kami berikan 10 tips
memilih asuransi kesehatan agar Anda tidak terjebak membeli asuransi
kesehatan yang tidak menguntungkan.
1. Ketahui kebutuhan sesungguhnya
Tips memilih asuransi kesehatan yang pertama adalah mengetahui
kebutuhan yang sesungguhnya. Untuk memilih satu asuransi kesehatan yang
tepat, konsumen harus mengetahui kebutuhan sesungguhnya dari asuransi
yang akan dibeli dan ekspektasi yang diinginkan. Konsumen harus memilih
perusahaan asuransi kesehatan yang memiliki produk yang sesuai dengan
kebutuhan Anda. Jaminan yang diberikan juga harus diteliti lebih detail,
dan perhatikan apakah dapat berlaku dengan kondisi kesehatan Anda,
keluarga, dan penghasilan Anda.
2. Tentukan proteksi yang diinginkan
Beberapa perusahaan menawarkan perlindungan timbal balik kepada para
karyawannya. Analisis saat ini mengenai proteksi sebuah asuransi
menunjukkan keuntungan dan batasan yang diberlakukan oleh sebuah
perusahaan asuransi kesehatan. Jika memang dibutuhkan, konsumen dapat
memilih proteksi yang diberikan oleh sebuah perusahaan asuransi karena
lebih komplet. Namun, jika tidak terlalu membutuhkan perlindungan dari
asuransi kesehatan, Anda cukup menggunakan asuransi yang diberikan oleh
perusahaan.
3. Membandingkan penawaran
Memiliki perlindungan asuransi kesehatan sangatlah penting, karena
itu Anda harus memilihnya dengan sangat hati-hati. Untuk mendapatkan
asuransi kesehatan terbaik dari segi harga yang dibayarkan, Anda perlu
membandingkan sebanyak-banyak penawaran asuransi kesehatan yang ada.
Intinya adalah untuk memilih penawaran yang paling cocok dengan
kebutuhan dan ekspektasi Anda. Selain itu, kita juga harus
membandingkannya dengan formula yang sama. Buatlah daftar pertanyaan
untuk membandingkan semuanya.
4. Meminta bantuan pihak ketiga
Untuk memudahkan proses pemilihan produk asuransi kesehatan, Anda
juga dapat meminta bantuan seorang profesional untuk melakukan hal
tersebut. Para profesional ini disebut dengan “broker” atau “broker
asuransi”. Broker asuransi akan membantu memfasilitasi Anda dengan
perusahaan asuransi dan memilihkan asuransi kesehatan mana yang sangat
cocok dengan kebutuhan Anda.
5. Pilih perusahaan asuransi yang tidak merepotkan
Asuransi kesehatan dapat mengurangi biaya yang dikeluarkan untuk
berobat, bahkan Anda bisa juga melakukan refund. Untuk beberapa
perusahaan asuransi, mereka menggunakan kuesioner untuk mengurangi
permintaan asuransi dari orang-orang yang berisiko sering terkena
penyakit. Hindari perusahaan yang syarat-syaratnya terlalu repot dan
memperkecil tingkat proteksi Anda.
6. Lakukan simulasi pembayaran
Tips memilih asuransi kesehatan yang berikutnya adalah melakukan
simulasi pembayaran. Memahami proses reimburse yang didapat dari
perusahaan asuransi kesehatan juga penting untuk menghindari
kejadian-kejadian yang tidak menyenangkan, terutama hal-hal yang tidak
memihak Anda untuk mendapatkan reimburse. Cara terbaik adalah dengan
meminta perusahaan asuransi untuk melakukan simulasi penuh agar Anda
memahami produk mereka secara lengkap.
7. Pahami apa saja yang bisa di-reimburse
Saat ini, perusahaan asuransi kesehatan mendukung resep obat untuk
vaksin dan obat yang terkait dengan ketergantungan terhadap tembakau.
Namun, Anda harus mengetahui hal apa saja yang dapat di-reimburse ke
perusahaan asuransi agar Anda tidak terkejut apabila sudah telanjur
mengeluarkan uang untuk sesuatu hal. Atau, cara lainnya adalah Anda
melakukan konfirmasi terlebih dahulu ke perusahaan asuransi sebelum,
misalnya, berobat ke rumah sakit tertentu atau membeli obat di apotek.
8. Negosiasikan masa menunggu
Selama masa menunggu, beberapa layanan tidak dapat digunakan
berdasarkan perjanjian. Karena itu, konsumen harus berusaha untuk
memperpendek masa menunggu tersebut, bahkan kalau bisa menghilangkan
masa menunggu tersebut.
9. Pertimbangkan tiga hal penting ini
Jaminan gigi, mata, dan pelayanan rumah sakit adalah tiga hal utama
yang harus diperhatikan. Langsung tolak saja produk asuransi kesehatan
yang tidak memberikan perlindungan pada tiga hal tersebut. Padahal, tiga
hal tersebut adalah alasan utama para konsumen untuk membeli produk
asuransi kesehatan. Apalagi, untuk perlindungan gigi dan mata merupakan
dua hal yang kesehatannya harus dicek secara reguler.
10. Mengubah kontrak jika diperlukan
Tips memilih asuransi kesehatan yang terakhir adalah jangan ragu
untuk mengubah kontrak jika memang diperlukan. Selama masa berlaku
asuransi kesehatan yang dimiliki, jumlah anggota keluarga maupun kondisi
fisik individu pasti akan berubah. Karena itu, sangat dianjurkan agar
Anda membuat perjanjian dengan perusahaan asuransi untuk dapat mengubah
isi polis asuransi kesehatan yang sebelumnya telah dimiliki. Sebuah
perusahaan asuransi kesehatan yang baik akan membantu untuk memberikan
saran perlindungan yang lebih baik terhadap Anda maupun anggota keluarga
Anda.
No comments:
Post a Comment