PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) menilai penetrasi
industri asuransi di wilayah Tanah Air masih rendah dibandingkan negara
lain di Asia Tenggara seperti Malaysia ataupun Singapura.
"Penetrasi asuransi terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia masih
rendah yakni sekitar 1,2 persen. Jumlah itu masih kecil dibandingkan
dengan negara tetangganya seperti Malaysia dan Singapura yang mencapai
4-6 persen," kata Presiden Direktur Prudential Indonesia William Kuan,
di Denpasar, Selasa.
Rendahnya penetrasi itu justru menjadi peluang bagi industri asuransi
untuk tumbuh dan mengembangkan usahanya di Indonesia. "Saya yakin
perkembangannya akan positif," ujarnya.
Hal itu dapat dilihat dari pertumbuhan PDB yang baik serta peningkatan
jumlah kelas menengah ke atas sangat tinggi.
Berdasarkan data diperkirakan pada 2015 akan terdapat sebanyak 140 juta
orang yang masuk dalam kelompok kelas menengah atas di Tanah Air.
Sebelumnya Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) optimistis industri
asuransi akan tetap stabil walaupun pertumbuhan ekonomi mengalami
perlambatan dalam beberapa tahun mendatang.
"Rasa optimistis itu muncul berdasarkan kondisi industri yang lima tahun
terakhir mengalami peningkatan 20-30 persen," kata Ketua Umum Asosiasi
Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Hendrisman Rahim.
No comments:
Post a Comment